Rumah Permanen Nyaris jadi Abu di Kabupaten Pasaman

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Rumah permanen milik Mayar (79) di Jalan Perawas nomor 8, Jorong Tanjuang Alai Nagari Pauah Kecamatan Lubuksikaping, Selasa (13/03/2018) sekitar Pukul 11.30 WIB, nyaris jadi abu. Diduga api puntung rokok lupa dimatikan sehingga kasur di kamar anak pemilik rumah itu hangus terbakar.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp.10 juta rupiah. 

Beruntung api yang membakar kasur itu mengeluarkan asap tebal sehingga cepat diketahui Eko (35) salah seorang warga sekitar yang berada di warung didaerah itu. Karena curiga, ia pun lansung belakang rumah warga itu melihat sumber asap tersebut.

"Melihat sumber kepulan asap dan bau kapum yang terbakar, kemudian saya langsung memberitahukan kepada warga sekitar sembari warga lainnya menelepon pihak pemadam kebakaran dan kepolisian setempat," ujar Eko.

Kata Eko lagi, setelah diketahui darimana sumber asap tersebut, warga sekitar, langsung mendobrak pintu kamar untuk melakukan pemadaman api yang membakar kasur serta mengeluarkan pemilik rumah yang tidak dapat melihat tersebut. 

Tidak beberapa menit, mobil Damkar di Kabupaten Pasaman pun dengan cepat sampai di lokasi setelah diinfornasikan warga setempat sehingga api dapat dengan segera dipadamkan. Dalam peristiwa itu, kobaran api hanya membakar kasur, loteng kamar, dan jaringan listrik di satu kamar itu saja.

Informasi yang dihimpun dilapangan, saat itu pemilik rumah Mayar (79) ibu rumah tangga yang matanya tidak dapat melihat itu saat kejadian sedang tidur di ruang tamu persisnya depan kamar tidur anaknya. Kebetulan saat itu anaknya juga tengah pergi bekerja. 

“Yang terbakar di kamar kakak saya hanya kasur, loteng rumah, dan jaringan listrik. Saya belum tau pasti dari mana sumber api yang membakar kasur dalam kamar kakak saya itu, karena saya tadi sedang bekerja," ujar Ilman (39) anak pemilik rumah yang bekerja di RSUD Lubuksikaping, kepada Selasa (13/3).

Kata Ilman, yang sangat ia cemaskan saat itu adalah kondisi Ibu nya, disamping sudah tua kondisi matanya juga tidak dapat melihat. "Namun, alhamdulillah, Ibu saya tidak mengalami apa-apa, karena ia segera dibawa keluar dari rumah oleh warga sekitar " katanya terbata bata.

Sementara itu, Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin S.Ag melalui Kapolsek Lubuksikaping Iptu Yoni Handra SH bersama Kepala Jorong Tanjuang Alai Nagari Pauah, Rafdinal dilokasi kejadian mengatakan, saat mendapat informasi mereka langsung turun ke lokasi.

"Untung saja dalam peristiwa ini, kobaran api tidak cepat membesar karena yang dihabiskan pertama oleh api hanyap kasur yang berisi kapuk, sehingga menimbulkan asap tebal dan cepat diketahui warga sekitar," terangnya.

Dia menyebutkan, peristiwa kebakaran ini semula diketahui warga sekitar pukul 11.30 WIB, saat itu masyarakat setempat melihat asap membubung dari atap rumah itu. 

"Tanpa pikir panjang tetangga sekitar lansung berdatangan kelokasi dan mendobrak pintu kemudian mencoba mematikan api yang belum besar. Sehingga api tidak membesar. Ditambah kecepatan damkar, personil polri dan masyarakat sehingga api dengan cepat dipadamkan di lokasi,” kata Iptu Yoni Handra.

Kata Yoni Handra lagi, beruntung saat kejadian pemilik rumah segera diselamatkan warga sekitar, sehingga tidak ada korban jiwa.

Peristiwa kebakaran itu hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Apakah itu benar disebabkan oleh puntung rokok atau faktor lainnya.

"Dampak dari peristiwa kebakaran itu, pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp10 juta rupiah," kata Yoni Handra mengakhiri.(Anto)

  • Whatsapp

Index Berita