Humas PT. IJM Edwar Beri Keterangan kepada Perwakilan Unjuk Rasa

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Pihak pengelola perusahaan PT.Inexco Jaya Makmur membantah melakukan operasi produksi tambang emas di daerah Kampung Simpang Kuayan, Jorong Perdamaian, Nagari Simpang tonang sebagaimana yang disampaikan oleh ratusan sebagian masyarakat setempat saat unjuk rasa didaearah tersebut, Minggu (11/03/2018).

Hal ini disampaikan oleh Pengawas Lapangan, Irawan didampingi Humas PT.IJM, Edwar dihadapan perwakilan peserta unjuk rasa, Emilia Zola dkk didaearah tersebut.

"Kami hanya membangun base camp sebagai tempat kantor dan administrasi PT.IJM, bukan melakukan operasi produksi sebagaimana yang Bapak sampaikan. Saat ini seluruh alat berat beroperasi di daerah Sungai Bremas, Nagari Cubadak sebagaimana yang sesuai dalam Izin Usaha Produksi (IUP),"terang Irawan.

Lebih lanjut kata Irawan, tanah yang dijadikan lokasi pembangunan Base Camp tersebut juga bukan tanah ulayat masyarakat, tetapi tanah milik pribadi yang sudah mereka kontrak.

"Kemudian tanah yang kami jadikan sebagai tempat pembangunan Base Camp ini juga bukan tanah ulayat seperti yang Bapak bilang. Tanah ini milik pribadi masyarakat disini bernama Rudolf yang sudah kami kontrak. Makanya kami bisa melakukan pembangunan tempat Base Camp ini,"tegas Irawan.

Sementara itu Humas PT.IJM, Edwar juga mengaku sudah melakukan perbaikan ruas jalan yang diklaim masyarakat rusak hingga bisa dilewati dengan baik oleh kendaraan roda empat.

"Kalau sewaktu kita melakukan pembukaan dan pelebaran ruas badan jalan kemaren memang benar keadaanya masih berlumpur. Tetapi sesuai janji kami, saat ini kondisi ruas jalan sudah kami perbaiki dan semua kendaraan sampai roda empat bisa lewat dengan baik kesini. Bahkan Guru SD disini biasanya jalan kaki, sekarang sudah bisa lewat dengan sepeda motor. Belum lagi petani kita yang biasa susah mengangkut hasil tani, sekarang sudah bisa lewat kendaraan bermotor,"ungkap Edwar.(Anto/her)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita